1.        Mengapa momen yang terjadi di masa sekolah masih dapat dirasakan dan mungkin masih dapat mempengaruhi diri Anda di masa sekarang?

Momen menangis waktu tidak terpilih lomba olah raga senam padahal sudah latihan dengan keras, membuat minder , kurang percaya diri , kadang hal tersebut masih terasa mempengaruhi saya, mendapat buliying dari teman juga berpengaruh ,tapi setelah keluar dari smp masuk  di sekolah sma  dilingkungan baru mendapat teman baru guru -guru baru membuat perasaan minder menjadi berkurang , bertemu dengan teman -teman yang memberikan semangat serta bapak ibu guru yang memotivasi membuat semangat belajar dan semangat berprestasi kembali meningkat, menerima kekurangan diri dan berusaha meningkatkan kemampuan yang dimiliki untuk dikembangkan agar memberikan makna kepada lingkungan, bahwa semua orang diciptakan dengan keunikan masing – masing seiring usia dan bertambahnya pergaulan bisa membuat kembali semangat untuk belajar menemukan kembali kepercayaan diri.

2.    Menurut Anda, apa saja peran dari seorang Guru jika dikaitkan dengan trapesium usia?

Perasaan yang saya alami ketika tidak di percaya guru saya ketika akan lomba membuat perasaan sedih kurang percaya diri , apa lagi ketika mendapat buliying dari teman tanpa ada pembelaan dari guru membuat motivasi belajar kurang , perasaan ini terbawa sampai ketika ketemu dengan guru yang memberikan motivasi memberikan kepercayaan diri , menerima kita apa adanya seakan menjadi semangat bangkit untuk kembali berprestasi ,Bapak  Ismail guru  agama saya sangat memberikan motivasi bagi saya dan saya masih bisa merasakan  sampai  sekarang , pendekatan beliau yang lembut suka humor dan nasehat – nasehat beliau sungguh sesuatu yang istimewa yang membuat kembali percaya diri.walaupun seorang guru diluar trapesium usia , tapi peranan dalam menuntut dan penebalan garis bakat potensi yang dimiliki peserta didik sangat berpengaruh dalam perjalan usia peserta didik tersebut.

 

3.    Buatlah 1-2 kalimat yang dapat menggambarkan nilai-nilai yang Anda percayai sebagai seorang Guru, menggunakan kata-kata berikut: Guru, Murid, Belajar, Makna.

 

Guru adalah penuntun yang kepadanya melekat nilai-nilai baik untuk diteladani dan mengarahkan keberhasilan dalam proses pembelajaran bagi murid. Bersama murid, dan seorang murid sangat meneladani sosok seorang guru. seorang guru adalah pembelajar dengan nilai-nilai belajar bersama-sama dan sama-sama belajar. Belajar bersama memberikan arti proses pembelajaran yang berpusat pada murid yang akan mengenalkannya pada sebuah kondisi ideal pembelajaran bermakna.pembalajaran yang berasal dari hati dengan tulus akan melekat  dalam hati seorang murid dan ini akan sangat bermakna dalam meraih cita-cita sang murid . tidak ada mantan murid begitupun tidak ada mantan guru karena pembelajaran yang memberi makna dalam kehidupannya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

disiplin positif

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG BERTANGGUNG JAWAB